LAPORAN OBSERVASI
DI SD NEGERI TANJUNG SARI 02
KECAMATAN GUNUNG PUYUH KOTA SUKABUMI
PENDIDIKAN IPA DI SD 1
Diajukan untuk memenuhi syarat
mengikuti UTS Mata Kuliah
Pendidikan IPA di SD 1
Disusun Oleh Kelompok 8:
Rustiani Hartini 06 3161111 143
Ni’mahHasni 06
316 1111 157
Reni Desiana 06
316 1111 129
Shanty Afriyany 06 316 1111 096
Titim Fatimah 06
316 1111 112
Cipta Alam Pesona 06
316 1111 079
PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI
2013
KATA PENGANTAR
Pertama dan yang utama, kita panjatkan puji dan sykur kepada ALLAH Yang Maha Kuasa. Karena berkat rahmat
dan karunia-Nyalah kami dapat menyelesaikan laporan Observasi ini sesuai waktu yang telah di
tentukan.
Kami juga sangat berterima kasih kepada
pihak sekolah yang telah mengizinkan kami untuk
melakukan observasi ini di sekolah tersebut , khususnya bagi Kepala Sekolah,
wali kelas dan siswa yang kami observasi,
karena atas kerja sama yang baik kami bisa mengerjakan laporan ini.
Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata
kuliah Pendidikan IPA Di SD 1. Observasi ini dilaksanakan pada tanggal 22 dan 23 April 2013. Observasi ini dilakukan
di SD Negeri Tanjung Sari Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi.
Tiada gading yang tak retak. Dari peribahasa itu, kami menyadari laporan ini
bukanlah karya yang sempurna karena memiliki banyak kekurangan baik dalam hal
isi maupun sistematika dan teknik penulisan. Oleh sebab itu kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang menbangun demi kesempurnaan laporan
ini. Akhir kata, semoga laporan ini bisa memberikan manfaat bagi penulis dan
pembaca.
Sukabumi, 23 April 2013
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Setiap
individu mempunyai keunikan masing-masing, mempunyai kemampuan dan
karakteristiknya masing-masing. Mulai dari yang cepat
memahami pelajaran, hingga yang lamban. Mulai dari siswa yang berprestasi, hingga anak yang sarat
akan masalah. Kemampuan peserta didik patut
untuk diberikan penekanan/perhatian khusus, agar peserta didik dapat
memunculkan rasa percaya diri yang tinggi.
Pada setiap kelas di Sekolah Dasar tidak jarang dijumpai peserta didik yang
bermasalah baik dalam hal interaksi dengan sesama temannya, maupun dalam hal
belajar. Mereka dapat dikategorikan sebagai kelompok yang menuntut layanan
bimbingan yang khusus.
Untuk itu guru SD perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengetahui tentang karakter masing-masing peserta
didik. Pengetahuan dan keterampilan tersebut
sangat berguna dalam mengidentifikasi peserta didik.
B.
Rumusan Masalah
Pada penelitian kali ini, memfokuskan pada siswa yang mengalami kesulitan belajar dan anak yang berprestasi pada kelas VI di SD Negeri Tanjung Sari 02 Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi.
C.
Tujuan
Tujuan diadakannya observasi ini adalah untuk mengetahui dan
mengidentifikasi peserta didik yang bermasalah di kelas VI di SD Negeri Tanjung Sari 02 Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi.
D.
Manfaat
Laporan ini sangat
bermanfaat sekali bagi penulis, karena:
a. Memberikan kesempatan kepada penulis (mahasiswa) untuk mempelajari,
mengamati, dan mengkaji suatu permasalahan yang dihadapi oleh siswa.
b. Melatih kita dalam membuat suatu karya tulis agar terbiasa dan lebih baik.
c. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa (penulis) untuk lebih mengenal calon
anak didiknya dalam berbagai aspek yang ada dalam diri mereka dan masalah yang
mereka hadapi, khususnya anak yang berkesulitan belajar.
d. Sebagai pedoman untuk pembelajaran.
e. Sebagai motivasi untuk melakukan suatu observasi, wawancara atau membaca
buku-buku yang berhubungan dengan permasalahan anak atau siswa.
Tidak hanya bagi penulis, laporan ini juga bermanfaat bagi pembaca, karena:
1. Mengetahui akan masalah yang dihadapi seorang siswa yang mungkin kita tidak
menyadarinya.
2. Lebih mendekatkan pembaca khususnya orang tua dengan anaknya, dengan
memberikan perhatian, kesempatan dan motivasi bagi mereka.
3. Menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian akan masalah yang dihadapi oleh
siswa.
E.
Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian,kami melakukan observasi.
F.
Waktu dan Tempat
Kami melakukan kunjungan ke SD Negeri Tanjung Sari 02 Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, yakni tanggal 22
April 2013 s.d 23 April 2013.
BAB II
HASIL OBSERVASI
LEMBAR OBSERVASI
KEMAMPUAN GURU MENGELOLA PROSES
PEMBELAJARAN YANG MENGACU PADA MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT
INSTRUCTION)
SD NEGERI TANJUNG SARI 02
Nama Guru :
NENENG YULIANI S.Pd
Hari/Tgl :
Selasa, 23 April 2013
Mata Pelajaran : IPA
Jam ke : 3
Pertemuan ke :
3
Kelas :
IV (empat)
Materi :
Perubahan Lingkungan
Model
Pembelajaran : Ceramah
Petunjuk: Pengamat memberi tanda (√) pada kolom yang sesuai, Dibagian bawah tabel (ceklis) isikan pula secara jelas hal-hal penting/menarik pada saat guru mengelola pembelajaran.
NO |
Proses
Pembelajaran
|
PERAN GURU
|
KESESUAIAN
|
|
|
SESUAI
|
TIDAK SESUAI
|
|||
|
1
|
Pendahuluan:
· Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa.
|
Guru menjelaskan tentang tujuan
pembelajaran.
|
|
v
|
|
Guru menginformasi
latarbelakang pelajaran.
|
v
|
|
||
|
Guru
menjelaskan pentingnya pelajaran.
|
v
|
|
||
|
Guru
mempersiapkan siswa untuk belajar.
|
v
|
|
||
|
2
|
Kegiatan Inti:
· Mendemonstrasikan (pengetahuan procedural) atau mempresentasikan
pengetahuan (deklaratif).
· Membimbing pelatihan.
· Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik.
|
Guru
Mendemonstrasikan keterampilan (pengetahuan procedural) dengan benar.
|
|
v
|
|
Guru
Menpresentasikan pengetahuan deklaratif dengan benar.
|
v
|
|
||
|
Guru
menyajikan informasi tahap demi tahap (sesuai urutan/ secara logis).
|
v
|
|
||
|
Guru
talah menyiapkan bahan/materi/
kesempatan untuk pelatihan.
|
v
|
|
||
|
Guru Memfasilitasi peserta didik
melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
|
v |
|
||
|
3
|
Kegiatan Penutup:
· Menarik kesimpulan dan meluruskan kesalah pahaman
|
Guru
memberi bimbingan untuk pelatihan.
|
v
|
|
|
Guru
mengecek apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan baik.
|
|
|
||
|
Guru
memberi umpan balik terhadap tugas/ kegiatan yang telah dilakukan siswa.
|
v
|
|
||
|
Guru
telah mempersiapkan kesempatan untuk melakukan latihan lanjutan.
|
|
v
|
||
|
Pelatihan
diberikan dengan perhatian khusus (penekanan) pada penerapan kepada situasi
lebih kompleks dan kehidupan sehari-hari.
|
v
|
|
||
Hal-hal menarik/penting lain saat guru
mengelola langkah-langkah pembelajaran yang
mengaplikasikan model pembelajaran
langsung (direct instruction):
1.Tahap 1: Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan
siswa
Catatan :
- Guru memberikan perintah agar siswa
duduk rapih dan serempak.
- Guru memberikan semangat
belajar kepada siswa.
2.Tahap 2: Mendemonstrasikan
keterampilan (pengetahuan procedural) atau mempresentasikan
pengetahuan (deklaratif)
Catatan :
-
Guru memberikan petunjuk tentang materi yang akan
diajarkan sehingga membuat
siswa menjadi penasaran dan membuat
siswa memiliki rasa ingin tahu siswa sehingga
siswa termotivasu untuk berusaha,
berfikir, menjawab pertanyaan yang guru berikan.
3. Tahap 3 : Membimbing
pelatihan
Catatan :
-
Guru
memberikan motivasi kepada siswa agar siswa memiliki keberanian untuk
menjelaskan kembali materi pelajaran yang telah diajarkan oleh
guru.
4. Tahap 4: Mengecek pemahaman
dan memberikan umpan balik
Catatan :
-
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
lebih aktif dalam belajar (bertanya
dan menjwab pertanyaan )
5. Tahap 5 : Memberikan kesempatan
untuk pelatihan lanjutan dan penerapan
Catatan :
-
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
memiliki rasa keberanian untuk
maju kedepan kelas untuk menjawab
pertanyaan guru secara lisan.
Pada saat
observasi kelas tinggi yaitu kelas IV, guru yang
mengajar bernama ibu Neneng Yuliani S.Pd. Guru
tersebut mengajar menggunakan RPP dan 1 buku panduan yaitu buku paket Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV. Pada awal pembelajaran suasana
kelas cukup tertib meskipun ada beberapa anak yang kurang memperhatikan .Guru
menyampaiakan materi
tentang Perubahan Lingkungan Serta Pengaruhnya. Guru menjelaskan tentang factor Perubahan Lingkungan serta Pencegahannya. Setelah itu
guru menanyakan kepada siswa sikap apa yang seharusnya dilakukan terhadap
lingkungan sekitar, kemudian guru menghubungkannya dalam kehidupan sehari
- hari. Guru
kemudian memberi soal – soal latihan berupa lisan
sesuai
dengan petunjuk atau perintah yang diberikan., kemudian salah satu siswa maju untuk mempresentasikan hasil
jawabannya. Untuk siswa yang berani maju Guru memberikan penghargaan berupa
pujian dan tepuk tangan.
Ketika pembelajaran selesai, kami melakukan
wawancara dengan guru yang mengajar. Pertanyaan kami mengenai:
1. Sumber utama
apa yang digunakan untuk mengajar
·
Gurupun menjawab kurikulum .
2. Apakah ada
sumber lain ketika mengajar
·
Guru menjawab LKS.
Guru juga
masih kurang dalam mengembangkan materi karena tidak ada penggunaan alat peraga
pembelajaran dalam penyampaian materi.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Secara umum
kegiatan observasi di kelas merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat,
karena kita bisa memperoleh data informasi yang akuarat langsung dari
objek sasaran (Guru dan Siswa).
B. Saran
Kegiatan observasi di kelas merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat,
untuk itu di sarankan pada calon guru seperti kita dapat mengetahui bagaimana
seorang guru mengajar suatu pembelajaran. Kemudian kita sebagai sorang calon
guru tentunya dapat memilih mana yang baik dan tidak baik untuk diajarkan
kepada murid kita ketika sudah mengajar kelak. Sehingga
proses pembelajaran menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai
baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan peserta didik kita, itulah sebuah
keberhasilan seorang Guru.
LAMPIRAN
Foto – foto pada saat kegiatan
observasi




Tidak ada komentar:
Posting Komentar