CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »



Kamis, 13 Juni 2013

Fakta, Konsep, Generalisasi, Teori



TUGAS

Fakta Konsep Generalisasi Konten IPS



Diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah
Pendidikan IPS di SD 2

Disusun Oleh:

Rustiani Hartini (063161111143)
Semester IV
PGSD kelas D


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI
Jl. R. S yamsudin, SH. No.50 Kota Sukabumi 43113
Tlp. 0266-218345, 218342 Fax.0266-218342
2013

Ø  Fakta:
Masalah Kepribadian Guru
“Hebohnya pemberitaan tentang oknum guru disalah satu sekolah yang telah melakukan tindakan tidak senonoh kepada anak didiknya seakan mengorek luka lama. Bila di cermati ini bukanlah kasus pertama dalam dunia pendidikan guru melakukan tindakan tidak terpuji kepada anak didiknya.
Apalagi di tengah kesiapan implementasi kurikulum baru yang notabene kurikulum yang berbasiskan karakter, dimana guru harus siap dan mampu menerjemahkan sekaligus menyukseskan kurikulum itu. Tentunya dengan memberikan contoh tingkah laku dan budi pekerti yang baik pula. Karena bagaimana bagusnya teori(kurikulum), tidak akan berhasil bila tidak didukung oleh Sumber Daya Manusia (pendidik) yang unggul dan mumpuni”.

Ø  Atribut:
Penulis                                     : Guru PAI SMAN 1 RANCAH 2011-2012.
Sumber                : Koran “Pikiran Rakyat”. Kamis (kliwon) 7 Maret 2013/24                        Rabiul Akhir 1434 H/ Silih Mulud 1946. Hal 21.
Tempat kasus/Sekolah : Perpustakaan/ SD Pampang 1.
Tersangka/Guru                       : Sumarwanto/Kepsek
Korban                                                :NR
Kasus                                      :Tindakan Asusila,Penyuapan.

Ø  Konsep:
  1. Peranan Pendidik
“Mendidik yang baik adalah yang berhasil membantu Individu dapat mempertahankan dan meningkatkan mutu hidup.”
“Kekeliruan-kekeliruan mendidik adalah bentuk-bentuk kegiatan pendidikan yang tujuannya tidak benar dan/atau cara pencapaiannya tidak tepat.Tujuan pendidikan dikatakan tidak benar apabila berisi nilai-nilai hidup yang bersifat mengingkari dan merusak harkat dan martabat manusia sbg pribadi,warga,dan hamba Allah.”

Sumber Penguji/Buku: Mudyaharjo, Redja. 2010. ”Pengantar Pendidikan”. Jakarta: Rajawali Pers. Hal:37-39.


  1. Tingkah Laku
“Yang menarik perhatian Behavioral Sociology adalah hubungan Historis antara akibat tingkahlaku yang terjadi dalam lingkungan aktor dengan tingkahlaku yang terjadi sekarang. Akibat dari tingkahlaku yang terjadi di masa lalu mempengaruhi tingkahlaku yang terjadi di masa sekarang. Dengan mengetahui apa yang diperoleh dari suatu tingkahlaku nyata dimasa lalu akan dapat diramalkan apabila seseorang aktor akan bertingkahlaku yang sama (mengulangi) dalam situasi sekarang.

Sumber Pengui/ Buku: Ritzer, George. 2010. “Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda”. Jakarta: Rajawali Pers. 73-74

  1. Lingkungan
“Seorang manusia dalam mewujudkan tindakannya selalu berada di dalam lingkungan saling keterhubungannya dengan manusia-manusia lain yang ada di sekitarnya“.
“Tiga Kategori Model Pengetahuan/ Pedoman:
  • Seperangkat model pengetahuan yang kompleks tentang bagaimana mengorganisasikan perilaku/ tata kelakuan.
  • Seperangkat model pengetahuan yang kompleks untuk memahami diri mereka sendiri dan untuk memahami orang lain.
  • Seperangkat model pengetahuan yang kompleks untuk memahami “dunia” dimana mereka tinggal dan hidup.

Sumber Penguji/Buku: Agusyanto, Ruddy. 2007. “Jaringan Soaial”. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Hal 17-28.

Ø  Generalisasi:
Maraknya Peranan Pendidik yang Melanggar Sumpah Profesinya yang disebabkan oleh faktor Lingkungan sehingga timbulnya Tingkahlaku yang kurang baik”.

Ø  Teori:
“Pendidik yang baik itu haruslah memiliki budi pekerti yang tinggi, derajat sosial yang baik, disertai dengan akhlak yang mulia. Sehingga tidak dapat bertindak hal-hal yang melanggar aturan”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar